Daftar Wisata Horor Indonesia

White Article, Blog

Indonesia simpan kekayaan wisata yang komplet. Ada wisata alam, riwayat, budaya, sampai seram. Dari banyaknya obyek wisata seram di Indonesia, berikut referensi tujuan yang dapat kamu datangi.

Tujuan wisata di Indonesia banyak jenisnya. Ada yang tawarkan keelokan, kekhasan, yang mengetes adrenalin serta ada banyak lagi. Cukup banyak juga yang tawarkan pengalaman tidak biasa, seperti berkunjung ke obyek wisata seram di Indonesia.

Baca Juga : 4 Destinasi Tak Berpenghuni Ini Layak Untuk Dikunjungi

Kenyataannya, banyak obyek wisata seram di Indonesia yang dapat kamu datangi, dari yang berada di Pulau Sumatera, Jawa sampai Sulawesi. Dengan nuansa mistis serta mirakelus yang dapat membuat bulu kuduk berdiri, wisata seram pasti dapat jadi daya tarik tertentu untuk meningkatkan pengalaman travelling kamu.

Bila kamu mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi, nyali besar serta ingin menunjukkan berapa tinggi keberanian kamu, 13 obyek wisata seram di Indonesia ini dapat jadi jujukan tujuan travelling kamu selanjutnya.

Lawang Sewu

Siapa yang tidak mengenal dengan tujuan wisata seram di Indonesia satu ini? Terdapat di Semarang, obyek wisata bersejarah sekaligus juga simbol kota ini adalah bangunan tua peninggalan jaman penjajahan.

Sejak berdiri pada tahun 1904, bangunan ini terlihat berdiri kuat serta bersih sebab teratur dirawat. Dulu tempat ini berperanan untuk kantor administrasi Indische Spoorweg Maatscappij (NIS), satu perusahaan kereta api asal Belanda serta pada saat pendudukan Jepang berubah peranan jadi penjara.

Bangunan berpenampilan Artdeco ala Eropa ini memperoleh panggilan Lawang Sewu karena mempunyai seputar 429 pintu dengan jumlah daun pintu capai jumlah lebih dari pada 1.200. Walau telah tertera mempunyai jumlah pintu yang tentu, konon tuturnya jumlah itu dapat beralih waktu dihitung.

Kecuali nilai riwayat serta keelokan arsitekturnya, Lawang Sewu seringkali dibuat tujuan wisata seram oleh masyarakat ditempat serta penjara bawah tanahnya jadi salah satunya tujuan wisata seram di Indonesia terpopuler sebelum pada akhirnya ditutup faksi pengelola.

Gunung Kawi

Gunung kawi yang berada di dekat Gunung Butak ini tetap ramai didatangi beberapa orang. Kecuali jadi tempat pendakian, umumnya dibuat tempat ziarah Pesarean.

Banyak kesibukan ritual dilaksanakan waktu Jumat Legi. Diantaranya untuk penyemayaman Eyang Jugo (Kyai Zakaria II). Sedang, tanggal 12 bulan Suro adalah perayaan meninggal dunianya Eyang Sujo (Raden Mas Iman Sudjono).

Disamping itu, Gunung Kawi biasa jadi tempat pesugihan serta tumbal. Mereka yang tiba umumnya mempunyai tujuan untuk minta karunia kekayaan dengan jalan singkat. Yaitu lewat ritual pemujaan pada penguasa gaib gunung Kawi.

Konon tuturnya, pemilik pesugihan umumnya akan memulai mangalami kenaikan kualitas serta jumlah ekonomi dalam kehidupannya. Umumnya sesudah melalui setahun.

Menara Saidah

Jika melalui Jalan Letjen M.T. Haryono, kamu tentu sempat lihat satu bangunan berpenampilan Romawi kuno yang mempunyai tiang-tiang penyangga kuat dibagian depannya. Itu Menara Saidah, satu gedung 28 lantai yang tidak berpenghuni.

Dahulunya, Menara Saidah dipakai untuk gedung perkantoran untuk beberapa perusahaan. Sayangnya, tiba-tiba satu demi satu perusahaan putuskan untuk geser. Sampai pada akhirnya pada 2007, Menara Saidah betul-betul ditutup sebab tidak ada lagi perusahaan yang dibuka disana.

Beritanya, fakta kuat dibalik keluarnya banyak perusahaan dari Menara Saidah ialah sebab ada cerita-cerita seram. Cukup banyak karyawan perusahaan yang melapor jika mereka dengar beberapa suara aneh dari gedung itu. Beberapa serta beritanya sempat berjumpa dengan hantu seperti kuntilanak.

Wisata negeri di atas awan, Tana Toraja

Tempat ini tidak kalah kece serta menarik. Toraja populer dengan kekhasan tradisi istiadatnya. Khasnya lagi, waktu ada orang wafat, upacara tradisi penguburan mayat dibikin seolah-olah mayatnya hidup.

Mayat ini akan diantarkan ke bukit gua sebagai wisata ikonik di sini. Jika tidak biasa, kemungkinan kamu akan berasa bergidik serta merinding.

Desa Trunyan

Lumrahnya, orang yang telah wafat akan disemayamkan dengan dikubur di tanah. Tetapi panorama itu tidak nampak di desa Trunyan, Bali. Di desa yang bersisihan dengan Danau Batur ini, mayat mereka cukup ditempatkan di atas tanah demikian saja.

Yang unik dari penyemayaman di desa ini ialah tidak ada berbau menusuk dari mayat itu, justru bertukar dengan berbau harum. Dipercaya, berbau busuk dari mayat ‘diserap’ oleh pohon Taru Menyan yang ada ditengah-tengah pekuburan. Kecuali mengagumkan serta benar-benar unik, kamu tak perlu terkejut lihat kurungan dibuat dari bambu dengan mayat didalamnya yang ditempatkan demikian saja di tanah jika bertandang ke desa ini.

Learn More